Egalité di Prancis

Egalité atau kesetaraan adalah salah satu motto yang diusung bangsa Perancis semenjak Revolusi Perancis. Perjuangan bangsa Perancis untuk menerapkan konsep egalité ini dalam berbagai macam aspek kehidupan mulai dari pendidikan, keluarga, pekerjaan, hak-hak sosial dan politik pun sudah dimulai sedikit demi sedikit sejak 1836. Boleeh yuk ngintip tanggal-tanggal pentingnya disinih.

Dari 3 motto Liberté, Egalité dan Fraternité, memang konsep egalité lah yang paling saya rasakan dalam berkehidupan di Perancis. Errr mungkin liberté juga sih, secara disini setiap orang bebas melakukan apapun yang dia inginkan tanpa mengganggu pihak lain, tapi saya kebetulan kurang bisa mempraktikkan ke-liberté-an selevel bule-bule Perancis disini.

Sebenarnya yang ingin saya bahas disini adalah egalité dalam kehidupan bersosialisasi dan pergaulan antar sesama di Perancis. Sebagai orang Asia tentunya kita secara tak sadar sering terbawa beberapa etiket dan tata krama dalam berhubungan sosial. Misalnya dengan orang yang lebih tua, atasan dalam bekerja ataupun senior. Hubungan yang hirarkis, sehingga sopan santun dan tata krama menyesuaikan tergantung situasi dan atribut lawan bicara.

Di Perancis (mungkin di sebagian besar negara-negara di Eropa) tidak seperti itu, kultur sosial-demokratis sangat kental dan orang Perancis sangat mementingkan logical reason yang valid dalam segala aspek sehingga mereka tidak terlalu mementingkan atribut atau status sosial lawan bicara selama justifikasi perilaku atau keputusan kita masuk diakal. Siap-siap rajin berdebat dan menganalisa deh sampai bisa bilang j’ai raison, Monsieur .. Mau itu engineer muda di kantor, supir taksi, pak satpam kalau memang mereka benar dan punya argumen yang valid, masing-masin bebas bertindak dan gak perlu sungkan terhadap hirarki.

Kapan se vouvoyer kapan se tutoyer?

Di Perancis ada yang namanya << se vouvoyer >> atau << se tutoyer >> merupakan kata ganti orang kedua (kamu, anda, …) -> (vous …, tu …) yang dipakai pada saat yang berbeda dalam bahasa Perancis. Vouvoiement atau se vouvoyer memang diperuntukkan untuk orang-orang harus kita beri respek lebih seperti yang tidak kita kenal, orang yang jauh lebih tua dan senior misalnya. Namun orang-orang Perancis masa kini makin lama makin santai sehingga asal sudah merasa dekat atau sok dekat dan gak terlalu mementingkan politesse kita bisa enak ber tutoiement atau se tutoyer. Contohnya di lingkungan kerja, walaupun dengan bos-bos berbeda posisi atau jauh lebih tua, kalau sudah bekerja bareng kita bisa langsung santai ber se tutoyer. Gw sendiri sekarang hanya ber vouvoyer dengan orang yang gw kenal di jalan untuk nanya sesuatu ehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s