Mari kita mengurangi shopping

Salah satu kelakuan saya sebagai wanita pada umumnya yang sulit saya pahami adalah senangnya berbelanja. Walau hingga saat ini rajin dilakoni. Setiap bulan selalu aja ingin membeli pakaian baru walaupun sudah punya banyak. Berhubung perilaku ini umum, saya tidak ambil pusing dan merasa normal-normal saja seperti khalayak ramai hingga menonton seri “Envoyé Spécial” yang membahas proses pembuatan pakaian perusahaan Perancis di pabriknya.

Memang tidak asing mendengar pabrik tekstil pakaian-pakaian Eropa itu dari Asia. Yang diliput saat ini adalah merek-merek pakaian yang paling digemari di Perancis khususnya yang harganya pas di kantong seperti H&M, C&A, etc. Kebetulan pabrik yang diliput berada di Bangladesh. Ternyata banyak sekali jumlah air yang digunakan dan limbah yang dikeluarkan dikembalikan ke sungai. Beberapa fakta yang bikin kaget, limbah air yang dibuang ke sungai berwarna merah dan sangat berwarna, menurut pengelola pabrik dan kementrian lingkungan Bangladesh normal-normal saja. Ketika ditanya apakah sudah dicek bahan-bahan kimia yang terkandung di dalamnya, ternyata mereka tidak bisa mengecek kandungan kimia karena alat tidak mendukung dan hanya bisa mengecek pH, kadar CO2 yang menurut mereka sesuai dengan norma. Setelah di cek di Perancis, ternyata banyak mengandung toksik dalam pakaian2 yang dibuat untuk kulit kita.

Jadi ingin bertekad untuk tidak membeli pakaian lagi hingga akhir tahun ini. he he he.. Selain  berhemat sekaligus membantu men-sustain lingkungan negara-negara berkembang yang terus-terusan dieksploitasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s