Yang ahli, yang profesional, yang menekuni, yang serius lah yang dicari, yang dibutuhkan. Yang setengah-setengah, entah dimana tempatnya, entah dikenal atau tidak, entah dicari atau tidak.
Begitu juga dengan beribadah. Mediocre dalam beribadah? Jangan coba-coba berharap surga.
Solat lima waktu tapi juga rajin nyontek, rajin berpuasa tapi juga senang berbohong, sering bersedekah dan sering juga berdua-duaan dengan non muhrim, rajin baca Quran tapi juga senang berpakaian ketat, dan lain-lainnya yang juga saya, anda masih sering lakukan. Setengah-setengah, biasanya juga belum tentu ikhlas. Kalau ikhlas tidak mungkin setengah-setengah, tapi total, sepenuh hati, niat dan sungguh-sungguh. Kalau begini, manusia pun juga akan memandang sebelah mata, apalagi berharap Tuhan menerima amal kita. Yap, di surga tidak ada tempat untuk mediocre.
Mari kita sama-sama introspeksi dari sekarang. Sekarang, sebelum tersadar umur sudah 40an, sebelum tersadar sudah punya anak cucu, sebelum tersadar sakaratul maut, sebelum tersadar sudah di alam kubur, dan sebelum tersadar sudah di padang mahsyar. Saya banyak salah, kita banyak salah, tapi kita belum terlambat. Mari kita saling mengingatkan, saling mengoreksi.
Tidak perlu menjadi extraordinary untuk dicintai Allah. Biasa-biasa juga cukup, asal ikhlas dan konsisten. Mari saling menyemangati. Mari sama-sama belajar dari teladan terbaik di dunia ini, Muhammad Saw.
Marhaban ya Ramadhan. Mari manfaatkan bulan ini sebaik-baiknya. Mulai dari sekarang, belajar dari sekarang. Baca quran dan pahami maknanya setiap hari, belajar solat malam, berlatih berpuasa sunnah, semua mulai sekarang. Mari saling mengingatkan keluarga, saudara dan teman-teman. Mari kita berjuang bersama-sama. Untuk diri sendiri, masyarakat dan bangsa yang lebih baik.

Posted by irsalina
Posted by irsalina 




