Terseret Arus

March 28, 2008

Terinspirasi dari postingan seorang teman, Yang Terabaikan ..

Untuk menyelamatkan orang yang tenggelam, kita tidak bisa hanya berdiri di atas daratan dan berteriak-teriak minta tolong. Melainkan, kita harus terjun ke air dan menarik orangnya. Jika dia meronta-ronta karena panik, kasari sampai dia tidak sadar atau lemah sehingga kita bisa lebih leluasa untuk menariknya ke atas.

 

Salah satu prinsip yang saya pegang. Di dunia nyata.

Terhadap teman yang ‘terjerumus’, terhadap komunitas yang ‘terpuruk’ dan terhadap kondisi yang ‘mengkhawatirkan’, tidak seharusnya kita mencaci menghujat menghakimi, terdiam apatis, berdiri memandang menatap saja, berteriak minta-tolong.

Melainkan masuk sistem dan berkontribusi, lakukan sesuatu untuk perubahan serta memberikan tamparan keras untuk kebaikan akan mengingatkan. Juga karena orang yang ingin masuk surga sendirian tidak akan masuk surga.

 

Tapi benarkah untuk masuk surga kita harus ‘mencicipi’ neraka dahulu? Karena ketika prinsip itu diimplementasikan, mau tidak mau kita harus ikut basah, mau tidak mau menjadi kotor dahulu dan jika berhasil dapat keluar untuk membersihkan. Jika ternyata tidak kuat melawan pusaran, terseretlah sejauh-jauhnya.

  Read the rest of this entry »


Kos-kosan Bandung Mahal

March 13, 2008

Setelah dihantui oleh kenaikan harga kosan. Ingin mencari kosan baru yang harganya lebih murah, tetapi rata-rata murahnya hanya beda-beda tipis..  :-(

 

Bandung, apalagi di daerah Dago, pusat perkuliahan, ITB, UNPAD, ITHB, UNIKOM, dll. Begitu banyak universitas tetapi entah kenapa harga kosan malah pada melambung. Semakin dekat ke kampus, semakin mahal, jauh dari kampus pun, tetep mahal.. -__-’ Bahkan kosan wanita pun, harga termurah (dengan tempat cukup layak dan nyaman untuk belajar), paling murah adalah sekitar 400ribuan. Belum menunjang kebutuhan ber-internet tentunya.

 

Ternyata meningkatnya tingkat komersialitas pendidikan juga membuat meningkatnya kekomersialitas ibu-ibu kos-kosan. Mungkin juga karena Bandung juga dibentuk sebagai kota perbelanjaan alias kota-kota gaul yang konsumtif. Seperti kosanku, baru dinaikkan 100ribu rupiah tanpa alasan apapun. -__-’ Padahal listrik, air, dan lain-lain juga gak naik. Ingin pindah lagi tetapi udah nanggung. Apa kata dunia, kuliah cuma 4 taun, pindah kosan lebih dari 4 kali. Yah, pasrah saja lah….


singkatnya waktuku

March 4, 2008

Mengenai kuliah, dikejar kebingungan tujuan…

Mengenai masa depan, dihantui ketidakpastian…

Mengenai hidup, ada sejuta persepsi akan makna…

Mengenai akhirat, terjebak kegelisahan setiap saat…

Untuk Tuhan, ada beribu pertanyaan… ♥

 

Sebelum kontrak hidup di dunia habis segera…

Mengenai semua hal, harus kutentukan jawaban…

 

bagaimana dengan anda…