how to download by using torrent?

February 21, 2009

this post is by request and dedicated to my friend, Ferdi GK :-) , yang setelah bekerja nun-jauh disana kesulitan mengakses pelem2 dari rileks :D

Biasanya kalo donlot dari luar bisa dari rapid, megaupload, dan sejenisnya.Tapi jika tak didukung dengan koneksi internet yang stabil dan cepat bisa jadi putus nyambung dan jebot nunggunya. Maka dari itu, donlot pelem dgn .torrent bisa jadi alternatif walopun koneksi lemot atau putus nyambung, donlotan tak mengulang dari awal. Langkah-langkah mendolot via torrent adalah sbg berikut:

1. Download installer download manager khusus torrent, misalnya BitTorrent lalu di-instal donk!!!

2. Cari pelem yang mau di-donlot lewat gugel. Tentunya yang torrent file. Hati-hati tertipu dengan torrent palsu. Ciri-ciri torrent asli biasanya: yang dibagi-bagi ke banyak file berbentuk .rar, kalau cuman 1 file langsung berbentuk .avi. Jadi kalau ada 1 file doang bentuknya .rar itu bo-ongan. Salah satu website torrent terpercaya adalah www.mininova.org atau thepiratebay.org Jadi kalau ngecek di gugel, keywordnya bisa: prison break s04e15 mininova.

3. Trus di-klik link download di webnya dan secara otomatis BitTorrent yg bakal mendolotkan. Kalau abis di-shutdown, BitTorrent musti diklik dulu supaya bisa aktif lagi ngelanjutin donlotan kalau belom selesai.

klikbittorrent1 

masuk ke toolbar -> klikfromtoolbar

Kalau udah masuk ke toolbar, dia bakalan mulai lagi ngedonlot otomatis. Selamat menikmati. :D    :-)


Tahajud

January 7, 2009

Sedikit mengenai salat tahajud dari buku Keajaiban Shalat Tahajud karya M. Shodiq Mustika dan Rusdin S. Rauf.

Kaya dan bahagia dengan Tahajud
Setan mengikatkan tiga ikatan pada tengkuk kepala setiap orang di antara kalian ketika tidur. Pada setiap tali, setan berseru [dengan bisikan halus],

Lewatilah malam yang panjang ini dan tidurlah!

 Jika ia bangun karena ingat akan Allah, lepaslah satu ikatan. Jika kemudian ia berwudhu, lepaslah satu ikatan lagi. Jika kemudian ia shalat, maka lepaslah semua ikatan itu, sehingga pada paginya, ia akan giat bekerja [sehingga menjadi kaya] dan jiwanya baik [sehingga menjadi bahagia]. Jika ia tidak melakukan semua itu, maka pada paginya, jiwanya akan tidak baik [sehingga tidak akan bahagia] dan ia akan malas bekerja [sehingga tidak akan kaya]. {HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

Tidak semua orang di antara kita yang melaksanakan tahajud lantas menjadi kaya dan bahagia. Tidak sedikit yang justru tenggelam (menjadi miskin dan kian sengsara) dalam tahajud. Jawabnya, mungkin ada pada penilaian kita terhadap kualitas shalat tahajud sudah benar dan sempurna, padahal keliru.

Sesungguhnya pelaku ibadah itu mengira telah menegakkan shalat [seutuhnya], padahal tidaklah tertulis baginya, kecuali setengah shalat atau sepertiganya, atau seperempatnya, atau seperlimanya, sampai sepersepuluhnya. (HR Ahmad dan Abu Daud)

Terhadap sabda tersebut, seorang sahabat Ammar bin Yasir ra, menerangkan:

Yang dicatat untuk dia (si pelaku ibadah) dari shalatnya hanyalah apa yang ia tegakkan dari shalat itu dengan akalnya. (HR Ahmad dan Abu Daud)


Otak kiri – kanan, Visual – auditori

November 16, 2008

Mencoba dari sebuah link, http://mindmedia.com/brainworks/profiler

Your Brain Usage Profile:

Auditory : 64%
Visual : 35%
Left : 44%
Right : 55%
 

Irsalina, you show a slight right-hemisphere dominance with a moderate preference for auditory processing, an unusual and somewhat paradoxical combination of characteristics.You are drawn to a random and sometimes nonchalant synthesis of material. You learn as it seems important to a specific situation, and might even develop a resentment of others who attempt to direct your learning down a specific channel.
Your right-hemispheric dominance provides a structure that is only loosely organized and one which processes entire swatches of reality, overlooking details. You are emotional in your reactions and perceptual more than logical in your approach, although you can impose structure and a language base when necessary.

Your auditory preference, on the other hand, implies that you process information sequentially and unidimensionally. This combination of right-brain and auditory modes creates conflict, as you want to process data more rapidly than your natural processes allow.

Your tendency to be creative and free-flowing is accompanied by sufficient ability to organize and be logical, allowing you a reasonable degree of success in a number of different endeavors. You take in information methodically and systematically which can then be synthesized rapidly. In this manner, you manage to function consistently well, although certainly less efficiently than you desire.

You prefer the abstract and are a theoretician at heart while retaining the ability to be practical. You find the symbolism in a great deal of what you encounter and are something of a “mystic.”

With regards to your lifestyle, you have the mentality which would be good as a philosopher, writer, journalist, or instructor, or possibly as a systems designer or social worker. Perhaps most important is your ability to “listen to your inner voice” as a mode of skipping over unnecessary steps to achieve your goals.

kyaaa..kyaaa…ga ada pilihan engineer.. :D

Try Yours!!

 

 


Berkebun

November 14, 2008

Pertanian, perkebunan dan seluruh aspek pengembangan yang menggunakan lahan hijau seharusnya mendapat perhatian penuh dari pemerintah. Great potential. Harga CPO telah turun drastis dari Rp 1700/kg menjadi Rp 350/kg. Ancaman krisis ekonomi global membayangi seluruh aspek industri. Sehingga berbisnis apapun tidak menjamin terus menerus last long. Tapi, pengembangan lahan melalu bertani/berkebun tetap harus. Mengingat kelapa sawit memiliki potensi terbesar kedua di dunia. Selain itu, ketika menanam, kita menyuburkan, mencintai lingkungan, menolong kehidupan masyarakat, petani dan sambil mendapatkan keuntungan. Tidak seperti bisnis industri2 lain yang kebanyakan menyumbang kerusakan/polusi/racun ke lingkungan.

Kebanyakan orang berbisnis untuk mendapatkan passive income, katanya. Tapi terinspirasi dari kata-kata ibu Tri Mumpuni,

Hidup itu seharusnya memberikan sesuatu yang manfaatnya melampaui jangka waktu umur kita.
 

Itu bisa terlihat dari dedikasi beliau untuk desa-desa bangsa ini. Dan ternyata, siapa bilang dengan berdedikasi tidak bisa kaya, beliau telah membuktikan.
Saya sendiri, sebelumnya masih terlalu sempit dalam menentukan hal-hal yg ingin saya lakukan di masa depan. Kebanyakan tujuannya sangat self centerd, self-satisfying, dan tujuan-tujuan lain yang berorientasi untuk ‘mengamankan’ diri sendiri.

Lahan, menurut saya sesuatu yg perlu diperhatikan bangsa ini. Mengingat betapa banyaknya sumber daya yang diimpor. Di Indonesia rada timpang, semua pihak berbondong2 ingin mengembangkan IT, sementara menghasilkan listrik saja masih susah. Akan lebih baik jika semua bisa diintegrasikan sehingga sama2 bisa berkembang, bisnis perkebunan dengan sistem informasi real time mungkin?! :D :D Mengingat kebanyakan bisnis perkebunan sekarang pengolahan informasi, masalah dan datanya masih konvensional. Sehingga jarang masalah2 di lapangan bisa ditangani dengan cepat.


Sahabat

October 14, 2008

Saya baru terfikir sekarang untuk lebih mengenali mana sahabat-sahabat saya. Terkadang saya merasa salah kaprah, merasa sahabat adalah orang yang paling sering menghabiskan waktu dengan kita.

Baru-baru ini, sekitar 2 minggu yang lalu, ada salah satu sahabat saya yang mengalami kecelakaan dan kondisinya cukup kritis. Tetapi alhamdulillah sekarang udah baikan walaupun masih dirawat di RS. Kebetulan kami udah kenal selama 7 tahun dan walaupun kuliah udah gak terlalu sering berinteraksi lagi tetapi bersama sekitar 7 atau 8 orang lainnya kami masih sesekali berkumpul untuk sharing dan menginspirasi satu sama lain. Tanpa diminta dan ditanya, entah dia butuh atau tidak, langsung bergerak untuk mengumpulkan bantuan dengan cukup antusias. Padahal boleh dibilang, bukan teman belajar, bukan teman main lagi, bukan teman-teman yang masih ada *keperluan* satu sama lain lagi.

Terkadang kita hanya melihat sepintas, sahabat adalah teman main bareng, teman belajar bareng, teman shopping bareng, dan lain-lain berupa sekumpulan orang yang sering menghabiskan waktu dengan kita. Padahal ada orang-orang lain yang bisa memahami kebutuhan kita dengan cepat dan bergerak cepat inisiatif untuk membantu. Gak peduli udah gak sejurusan, udah bukan teman belajar, udah bukan teman satu organisasi lagi, udah jarang main bareng, tetapi saya yakin mereka bakal bergerak cepat kapanpun kita saling membutuhkan.

Anyway, thanks. Terkadang saya lupa. Ada teman2 yang udah sekian lamanya masih keep in touch, bertanya dan benar-benar care satu sama lain, yang akan selalu stand up for each other seterusnya. :-)


Pemandangan baru di kampusku

September 10, 2008

Entah judulnya relevan atau tidak. Berhubung sedang bulan puasa, saya ingin membahas suatu fenomena baru yang baru saya sadari. :D
Seorang penyiar MQ baru saja mengatakan kalau

Biasanya, di awal Ramadhan sebagian besar orang masih menghormati dan ‘menyadari’ bulan puasa, sehingga jarang ditemukan fenomena atau penglihatan orang2 makan/minum di jalan. Tapi selang beberapa hari kemudian, setitik demi setitik bakal mulai muncul orang-orang ‘yang kehilangan kesadaran’ sehingga mulai ditemukan orang2 merokok, makan dan minum di jalanan.

Yah, kira-kira begitulah…
Awalnya menurut saya yah itu biasa… Dari tahun-tahun sebelumnya saya juga udah sering melihat orang-orang jalanan seperti itu, tapi mungkin menurut saya itu wajar karena mereka ‘kurang berpendidikan’. Atau paling di kampus belakang, ngerokok sambil ngopi, tapi itu juga sedikit dan masih curi-curi dari balik warung-warung yg tertutup.

Nah ini, di dalam kampus yang tadinya sangat saya hormati, saya melihat buanyak makhluk2 yang makan, minum, ngerokok, makan es krim sambil jalan, dan lain-lainnya di depan kokesma, di kbl, dan sekitarnya. Baru pertama kali ini saya melihat, biasanya tahun-tahun sebelumnya, at least kalau di dalam kampus, sangat amat jarang sekali ada yg seperti itu.
Hohoho… Saya tidak bermaksud ingin dihormati, tapi saya tadinya mengira hal-hal seperti itu tidak mungkin terjadi di kampus yang berisi orang-orang berpendidikan ini. :D

Anyway, mungkin ini bisa menambah pahala dan kekuatan bagi kita semua yang sedang berpuasa. Semoga kita bisa memanfaatkan bulan ini se-optimal mungkin.. :-)


Tidak ada tempat di surga untuk mediocre !?!

August 17, 2008

 Yang ahli, yang profesional, yang menekuni, yang serius lah yang dicari, yang dibutuhkan. Yang setengah-setengah, entah dimana tempatnya, entah dikenal atau tidak, entah dicari atau tidak.

Begitu juga dengan beribadah. Mediocre dalam beribadah? Jangan coba-coba berharap surga.

Solat lima waktu tapi juga rajin nyontek, rajin berpuasa tapi juga senang berbohong, sering bersedekah dan sering juga berdua-duaan dengan non muhrim, rajin baca Quran tapi juga senang berpakaian ketat, dan lain-lainnya yang juga saya, anda masih sering lakukan. Setengah-setengah, biasanya juga belum tentu ikhlas. Kalau ikhlas tidak mungkin setengah-setengah, tapi total, sepenuh hati, niat dan sungguh-sungguh. Kalau begini, manusia pun juga akan memandang sebelah mata, apalagi berharap Tuhan menerima amal kita. Yap, di surga tidak ada tempat untuk mediocre.

Mari kita sama-sama introspeksi dari sekarang. Sekarang, sebelum tersadar umur sudah 40an, sebelum tersadar sudah punya anak cucu, sebelum tersadar sakaratul maut, sebelum tersadar sudah di alam kubur, dan sebelum tersadar sudah di padang mahsyar. Saya banyak salah, kita banyak salah, tapi kita belum terlambat. Mari kita saling mengingatkan, saling mengoreksi. 

 

 Tidak perlu menjadi extraordinary untuk dicintai Allah. Biasa-biasa juga cukup, asal ikhlas dan konsisten. Mari saling menyemangati. Mari sama-sama belajar dari teladan terbaik di dunia ini, Muhammad Saw.

Marhaban ya Ramadhan. Mari manfaatkan bulan ini sebaik-baiknya. Mulai dari sekarang, belajar dari sekarang. Baca quran dan pahami maknanya setiap hari, belajar solat malam, berlatih berpuasa sunnah, semua mulai sekarang. Mari saling mengingatkan keluarga, saudara dan teman-teman. Mari kita berjuang bersama-sama. Untuk diri sendiri, masyarakat dan bangsa yang lebih baik.


I just don’t like it

August 8, 2008

Banyak amanah, tapi tak bisa bertanggung-jawab.

Banyak tugas, tapi tak dikerjakan sepenuh hati.

Banyak kewajiban, tapi gak komitmen.

Mungkin hal-hal di atas sering terjadi pada banyak orang. Semangat di awal, tapi lama kelamaan gak amanah. Banyak kewajiban diambil tapi hanya buat keren-kerenan.

Sometimes I wonder why, and I found that.. I just don’t like it.  I don’t have any interest in those things which must be done.

Someone said:

Suka gak suka, yang namanya kewajiban harus dikerjakan.

Yap, I know that. But, I’m so sorry. I didn’t mean to.


Kehalalan restoran Jepang

July 13, 2008

Baru menemukan situs yang bisa mengecek kehalalan makanan. Mungkin bermanfaat bagi yang pada belum tau. Ini link-nya: Cek info produk halal. Selain itu, disini juga bisa tau sertifikasinya berlaku sampai kapan.

Baru-baru ini diajak oleh teman untuk makan di salah satu restoran Jepang, sushi tei. Teringat kalau jarang sekali restoran Jepang yang punya sertifikat halal, maka niat deh nyari-nyari dulu ni tempat halal atau gak. Bumbu makanan Jepang biasanya berasal dari sake, mirin. Ternyata memang belom ada sertifikat halalnya. Dari data yang dicari ternyata memang belum ada satupun restoran Jepang yang memiliki sertifikat halal. Atau mungkin ada?


Anda senang atau tidak…?

June 20, 2008

Setelah sekian lama (beberapa hari) magang di PAU. Dimana setiah hari setiap saat ada waktu pak Trio selalu menghampiri para magang-ers untuk menanyakan progress perkembangan, hari ini setelah mengobrol dan brainstorming sekian lama, pak Trio akhirnya menanyakan…

Bagaimana, anda senang atau tidak mengerjakan hal ini?

Teringat setelah sekian lama beraktifitas di kampus ITB… beraktifitas di organisasi, tak pernah atasan/kadiv saya menanyakan ‘apakah saya senang atau tidak mengerjakan apa yang saya kerjakan’.. apalagi dosen pembimbing TA… :D Kenapa sering telat, ngaret, deadliners, malas, dan sebagainya.. Mungkin memang karena kita tidak menyukai hal-hal yang sedang dikerjakan…

Walaupun simple tapi mengena, inti dari sebuah komitmen terletak dari apakah anda senang mengerjakan apa yang anda kerjakan.. Setidaknya setelah ini saya jadi lebih terpacu untuk memberikan dedikasi yang lebih baik daripada sebelumnya.. tentunya dimulai dengan tidak telat datang.. :) )